Visitor

Game

WELCOME

Selamat datang di blog yang sederhana ini :D semoga anda betah menjelajah di blog ini.. silahkan baca - baca di artikel terbaru saya.. terima kasih telah berkunjung ^_^
Selengkapnya tentang saya

Tentang Saya.

Ghonhey Alvieroputra

Ghonhey Alvieroputra
Perkenalkan, saya Ghonhey seorang pendatang baru dunia blogger.. saya masih dalam tahap pembelajaran, jadi mohon maaf jika ada banyak kesalahan di blog ini.. jangan dihina ya bro :D

FIND ME ON..

RSS twitter facebook HOME
Info
Showing posts with label Artikel Tutorial HTML 5. Show all posts
Showing posts with label Artikel Tutorial HTML 5. Show all posts

Sunday, 15 December 2013

Cara Belajar HTML5 Dasar

Cara Belajar HTML5 Dasar
Logo HTML5Tahun 2011 merupakan tahunnya HTML5, setelah Internet Explorer 9 rilis beberapa bulan lalu, maka semua browser utama (IE, Firefox, Safari, Chrome dan Opera) telah mendukung HTML5 dan CSS3. Ya walaupun belum semua fungsi HTML5 & CSS3 didukung spenuhnya, tetapi tahun ini merupakan lahirnya HTML5. Jadi tunggu apa lagi, Anda masih pakai XHTML? atau mungkin malah HTML4? mulailah belajar HTML5, ada banyak tag2 baru yang sangat menarik. Disini saya akan mengajari tag-tag yang baru saja dan yang paling banyak digunakan dalam melayout sebuah website.
Sebelum anda meneruskan membaca artikel ini, saya sarankan anda paham mengenai dasar-dasar HTML dan dasar-dasar CSS terlebih dahulu. Karena disini saya hanya akan menerangkan tag-tag yang baru di HTML5, maka saya asumsikan Anda sudah tahu tag-tag yang lama.
Oke, sebelumnya kita nanti akan membuat sebuah website dengan HTML5 yang layoutnya / wireframe nya kira-kira seperti ini:
Nah dengan wireframe seperti itu nanti kira-kira kita akan menggunakan tag berikut ini:
Oke ada banyak tag yang baru yah, mari kita mulai saja, siapkan teks editor Anda dan kita buat deklarasi HTML5 beserta <head> nya:
<html lang="en">
<head>
  <meta charset="utf-8" />
  <title>Drop Down Menu</title>
<head>
<body>
  Isi web disini
</body>
</html>
Sip, lebih simpel kan, kalau dulu jaman XHTML kita perlu mendeklarasikan transitional, atau strict, sekarang cukup <!DOCTYPE html>. Nah untuk isinya saya akan memberitahu tag-tag yang baru, nanti setiap kode berikutnya Anda masukkan didalam <body>, yang ada tulisan Isi web disini.

<header>

Tag pertama kita adalah <header>, sesuai namanya tag ini ditempatkan diatas pada bagian awal website. Kalau dulu kita pakai <div id="header"> sekarang kita menggantinya dengan <header>. Tetapi <header> tidak harus melulu dipaling atas web, kita bisa memiliki beberapa <header>, misal didalam artikel (kita akan bahas ini nanti dibagian article).
Nah, didalam <header> ini bisa kita isi macam-macam, misal logo, navigasi, heading dan lain-lain. Bahkan diisi <div> pun tidak masalah.

<hgroup>

Weittss <hgroup>, apa lagi ini? Oke gampangnya jika kita memiliki satu atau lebih dari satu heading berurutan <h1> - <h6> maka kita bisa mengelompokkannya dengan <hgroup>. Biasanya digunakan apabila kita memiliki judul dan ada sub judul, atau untuk judul web kemudian kita memiliki slogan. Tapi kalau headingnya cuma satu ya nggak usah dikasih <hgroup>. Oke daripada pusing langsung saja lihat contohnya ya:
<header id="main-header">
  <hgroup>
    <h1>Ini Website HTML5 pertama saya</h1>
    <h2>Dan juga yang terakhir karena saya bingung</h2>
  </hgroup>
Oke, kalau sudah lihat contohnya paham kan, sip nanti kita masih akan menambahkan sesuatu kedalam <header>.

<nav>

Nah, dari namanya sudah kelihatan kalau ini fungsinya untuk menampilkan navigasi pada website Anda. Ya kalau dulu kita pakai <ul><li> untuk membuat navigasi menu, nah sekarang kita pakai... ummm.. ya sama pakai <ul><li> juga, tetapi kita bungkus dengan <nav>. Nah langsung saja kita lihat contoh kodenya:
<nav id="main-nav">
  <ul>
    &ltli><a href="#">Home</a></li>
    &ltli><a href="#">About</a></li>
    &ltli><a href="#">Contact</a></li>
  </ul>
Sip, sama kan? Yang perlu diingat bahwa <nav> digunakan untuk ngelink kehalaman-halaman utama dari website atau bagian dari halaman itu sendiri. Kalau untuk paging, Social Networking atau list-list yang lain yang menggunakan <ul> nggak perlu dikasih <nav>.

<section>, <article> dan <time>

Sesuai namanya <article> digunakan untuk membungkus teks artikel atau teks utama dalam halaman web kita. Kita boleh punya banyak tag <article>, misal saja komentar, nah setiap komentar kita bungkus pakai <article> atau forum dan lain sebagainya. Apabila kita memiliki list atau daftar <article>, misal blog, maka kita perlu membungkusnya dengan <section> jika ada elemen lain yang bukan <article> dan menerangkan tentang <article> tersebut. Bingung? Langsung kecontoh:
<section>
  <h1>Artikel Terbaru</h1>
  <article>Isi Teks Artikel 1</article>
  <article>Isi Teks Artikel 2</article>
  <article>Isi Teks Artikel 3</article>
</section>
Jadi karena diantara kelompok-kelompok <article> ada tag <h1> maka kita tetap perlu membungkusnya dengan <section>.
<section> tidak boleh diberi style, tidak boleh sebagai container layout. Tetap gunakan <div> apabila ingin melayout.
Nah, berijutnya adalah <time>, sesuai namanya, digunakan untuk menunjukan waktu, biasanya digunakan untuk menunjukkan waktu publish artikel, komentar, forum dan lain sebagainya. <time> memiliki atribut datetime yang berisi waktu bisa dalam format yyyy-mm-dd atau jam seperti 19:00. Hal ini digunakan agar mesin pencari dapat mengenali waktu dalam format standar meskipun kita menulisnya tidak dalam format standar. Contoh:
<p>Ditulis oleh Dhimas pada <time datetime="2011-11-23">Senin Pahing, 23 November 2011</time></p>
Mudah kan? oke kita akan lanjut ke tag berikutnya
Oh iya, gosip mengatakan bahwa <time> akan dibuang dari HTML5 nggak tau mau diganti apa, tetapi menurut saya tag <time> cukup bagus dan tidak perlu digantikan

<figure> dan <figcaption>

<figure> digunakan sebagai pembungkus untuk tag <img>. Tetapi tidak selalu semua tag <img> kita bungkus dengan <figure>, hanya gambar-gambar yang utama saja atau gambar-gambar yang ingin kita beri label. Nah kita memberi labelnya dengan <figcaption>. Oke langsung saja lihat contoh kodenya:
<figure>
  <img src="foto.jpg" alt="Foto Artis">
  <figcaption>Ini adalah foto artis yang saya ambil di kali</figcaption>
</figure>
Kira-kira kodenya seperti itu, kita tinggal menstylenya dengan CSS saja sesuai keinginan kita. Oh iya kita bisa memasang tag <a>, <strong>, <em> didalam <figcaption>

<aside>

Nah ini nih tag yang saya sendiri masih bingung penggunaannya, karena tiap website contoh penggunaan <aside> berbeda-beda. Oke kalau dilihat dari sejarahnya <aside> itu awalnya namanya <sidebar> tetapi kemudian diganti menjadi <aside>. Nah <aside> merupakan tag yang berisi konten yang berhubungan dengan konten utama dalam halaman web, oke berarti bisa disimpulan bahwa <aside> digunakan sebagai sidebar pada website. Nah permasalahannya setiap sidebar misal wordpress, pasti didalamnya terdapat konten-konten lagi, kalau di wordpress biasanya widget. Nah terus kode nya seperti apa? Ada 3 kemungkinan, yang pertama:
<aside id="sidebar">
  <aside>
    Ini Widget Pertama
  </aside>
  <aside>
    Ini Widget Kedua
  </aside>
  <aside>
    Ini Widget Ketiga
  </aside>
</aside>
Atau yang kedua:
<aside id="sidebar">
  <div>
    Ini Widget Pertama
  </div>
  <div>
    Ini Widget Kedua
  </div>
  <div>
    Ini Widget Ketiga
  </div>
</aside>
Atau yang ketiga:
<div id="sidebar">
  <aside>
    Ini Widget Pertama
  </aside>
  <aside>
    Ini Widget Kedua
  </aside>
  <aside>
    Ini Widget Ketiga
  </aside>
</aside>
Nah yang mana yang bener? <aside> didalamnya <aside> atau didalamnya <div>, atau <div> didalamnya <aside>? Tidak ada dokumentasi yang pasti yang mana yang benar, tetapi saya cenderung menggunakan yang ketiga, karena tingkatan <div> lebih luas atau lebih tinggi levelnya daripada <aside>. Tetapi ya terserah Anda, karena semua website yang sudah menggunakan HTML5 menggunakan ketiga cara tersebut.

<footer>

Yang terakhir adalah <footer>, sesuai namanya <footer> diletakkan dibagian bawah website, tetapi kita tidak hanya menggunakannya diakhir website saja. Sama seperti <header> dimana kita menggunakan <footer> dibagian akhir <article>. Jadi intinya <footer> sama dengan <header>, hanya saja <footer> diakhir sedangkan <header> diawal. Berikut ini contoh sederhana penggunaan footer diakhir website:
<footer>
  <p>Copyright 2011, Dhimas Ronggobramantyo</p>

Tag-tag lainnya

Sip, gampang kan? eits jangan senang dulu, itu tadi semua contoh tag-tag yang sering kita gunakan, masih banyak lagi tag-tag lainnya yang lebih ajaib seperti <canvas>, <audio>, <video>, <summary>, <progress>, <datalist> masih banyak lagi, lupa saya apa aja.
Tetapi yang utama dan penting-penting ya itu tadi yang sudah saya sebutin. Untuk yang lainnya kapan-kapan kalau sempat saya buat artikel tersendiri, selamat mencoba, jika ada yang salah silahkan didiskusikan di komentar dibawah.
[Update] 2011-11-09 11:00:00

Agar HTML5 jalan di IE8, IE7 dan IE6

Ada yang kelupaan kemarin, bagaimana agar HTML5 jalan di IE8, IE7 dan IE6? mengingat bahwa hanya Internet Explorer 9 saja yang support HTML5. Anda bisa menggunakan Javascript untuk melakukannya, ada 2 yang menurut saya bagus yaitu Modernizr dan HTML5 Shiv. Saya akan memberitahu yang HTML5 Shiv saja karena scriptnya lebih cepat dan mudah. Tetapi jika Anda ingin agar browser IE lama support CSS3 maka gunakan modernizr. Oke didalam header pasang saja kode seperti ini:
<!--[if lt IE 9]>
<script src="//html5shiv.googlecode.com/svn/trunk/html5.js"></script>
<![endif]-->
Baca Selengkapnya »

Sunday, 17 March 2013

Mengerti HTML 5 dan CSS 5 untuk web design

Rata-rata pengunjung website anda tidak mungkin melihat dalam produk jadi, tetapi untuk web developer, potongan kecil dari HTML dan CSS code adalah merupakan produk jadi. HTML5 dan CSS3 memberikan pengembang web tool bahkan lebih yang dapat digunakan untuk mengekspresikan dirinya sendiri, di sini adalah gambaran dasar dari apa yang mereka buat dalam membangun website.

The Navigation Tag

Ini adalah suatu yang sering diabaikan dari HTML5. Singkatnya, anda harus selalu berusaha untuk membungkus link yang relevan di tag Nav (“<nav>”). Ini tidak tampak seperti kebanyakan, tetapi ke elemen sendiri ketika anda mempertimbangkan prospek SEO untuk website anda.
The Navigation Tag
SEO (search engine optimization) adalah semua tentang membuat mesin pencari yang populer yakin, biasanya Google, akan mengambil website anda dalam daftar mereka. Semakin tinggi anda muncul dalam daftar ini, semakin banyak lalu lintas online anda cenderung untuk menerima dan bisnis yang lebih dari anda harapkan.
Google melihat link internal untuk membantu menentukan apa permintaan pencarian anda harus ditemukan. Link dalam navigasi anda cenderung menjadi indikasi yang baik bagi crawler dan menggunakan tag Nav berarti anda secara eksplisit mengatakan “ini adalah link yang paling penting pada website” dan membantu bot untuk memahami apa situs anda adalah sesuatu. Ini tidak berarti anda akan memerlukan untuk tidak menggunakan tag Nav, tetapi anda harus berusaha untuk melakukan segala upaya untuk membantu crawler mesin pencari dalam cara apapun yang anda bisa.

Headers and Footers

Tag ini cukup sederhana, tetapi melayani tujuan penting. Header dan footer (“<header>” dan “<footer>” masing-masing) bekerja dengan baik dengan SEO. Tag memisahkan header dan footer item dari copy utama.
Headers
Footers
Header dan Footer keduanya berbeda dengan tag <div> sederhana, dengan menjadi diidentifikasi sebagai sesuatu yang berbeda, mesin pencari dapat membedakan informasi dari konten lainnya dan peringkat website anda sesuai tag tag tersebut.

Video, Audio and Output

Multimedia menjadi semakin populer dengan pengguna dan pergi adalah hari-hari di mana pengunjung hanya dapat mengkonsumsi informasi dengan teks. Tags untuk video (“<video>”) dan audio (“<audio>”) mudah untuk menerapkan dan HTML5 memungkinkan kustomisasi penuh dengan JavaScript dan berbagai codec – sehingga anda dapat dengan mudah mendapatkan konten yang bekerja dengan cara yang anda inginkan.
Video, Audio and Output
Dalam cara yang sama, menggunakan HTML5 output (“<output>”) tag untuk kustomisasi yang lebih baik. Dengan keluaran untuk JavaScript, anda dapat lebih nyaman mengedit dan mengubah apapun elemen JavaScript yang Aanda miliki di halaman, dari pada mencoba untuk melakukannya melalui HTML. Kedengarannya cukup sederhana dan itu benar-benar membuat proses lebih mudah untuk menyelesaikan.
 Video, Audio and Output

Articles

Menawarkan pengunjung anda pilihan dalam bagaimana mereka mengkonsumsi konten anda adalah penting jika anda ingin semua jenis konsumen. Bagi mereka yang suka artikel yang baik, ada tag article (“<article>”).
Developer dapat menggunakan tag article untuk menandai potongan-potongan individual konten seperti posting blog, mengurangi kebutuhan untuk tag Div tak berujung. Selanjutnya memisahkan teks utama dari sebuah situs web setelah header dan footer sebelum anda menggunakan tag article berarti kode lebih jelas dan optimasi potensial untuk mesin pencari.
Tag article ini mungkin salah satu tag yang paling membantu dalam hal SEO. Meskipun tidak ada yang diatur sebelumnya, ada kemungkinan bahwa crawler mesin pencari akan menggunakan tag ini untuk memahami konten di situs anda dan berat dalam algoritma sesuai. Google mencintai konten dan dengan membungkus teks dalam tag article, anda mengatakan Google bahwa anda memiliki konten di situs, yang akan membantu situs anda untuk peringkat lebih tinggi. Bisa juga bahwa kata kunci / jangkar teks dalam tag Pasal akan dilakukan pembobotan lebih dari kata kunci di luar tag Pasal seperti anda mengatakan bots mesin pencari anda telah menulis konten spesifik tentang istilah pencarian. anda juga dapat membantu usaha SEO anda dengan memberikan Judul artikel (“<title>”) atribut untuk alasan yang sama.
Articles

Canvas

Digunakan untuk memasukkan berbagai grafis, tag kanvas (“<canvas>”) adalah fitur yang lebih modern dari HTML 5. Hal ini memungkinkan kustomisasi yang lebih besar dalam desain, sebagai tag tertentu dapat membungkus mana grafis dimaksudkan, gambar atau grafik pergi untuk membuat desain website yang lebih jelas dan kode anda jadi tidak berantakan.
Canvas

Figures and Captions

Kedua berjalan beriringan dan membuat proses yang panjang jauh lebih pendek. Dengan menggunakan tag figure (“<figure>”) anda dapat mengisolasi grafik atau gambar. Sebuah keterangan (“<figcaption>”) tag kemudian dapat digunakan untuk menyediakan teks captioning untuk angka tertentu. Hal ini membuat tugas menggabungkan teks yang relevan dengan gambar jauh lebih mudah, karena tag keterangan membantu menentukan mana judul harus (dekat gambar, jelas).
Figures and Captions
Anda juga dapat menggunakan tag dalam tujuan yang sama dengan header, footer, dan bagian artikel.

Details

Jika anda belum pernah mendengar tag ini, itu karena itu masih bukan fitur pokok tetapi tetap menjadi lebih dan lebih umum. Singkatnya, detail (“<details>”) memungkinkan untuk mudah drop down teks untuk dimasukkan. Lihat contoh disini.
Manfaat dari drop down text banyak. Mereka menyimpan halaman dan melihat yang berantakan, sehingga anda dapat fokus pada hanya menjaga informasi yang relevan pada halaman. Anda bahkan bisa menangkap berapa banyak pengunjung mencari informasi lebih lanjut dengan beberapa JavaScript dan menyesuaikan upaya pemasaran anda berdasarkan pada data.

Utilising CSS3

Cascading Style Sheets, atau CSS, adalah lembar bahasa style yang dapat digunakan bersama HTML5. CSS2 saat ini digunakan oleh World Wide Web Consortium ( dikenal sebagai W3C) – sebuah organisasi yang memvalidasi yang terbaik dari apa kode yang digunakan secara online. Snapshot stabil terbaru dalam perkembangan mereka dari CSS adalah pada tahun 2010. Namun, W3C saat ini bekerja dengan mengadopsi CSS3, dengan beberapa modul yang sudah disetujui.
CSS3 memungkinkan anda untuk lebih fokus pada sisi penyajian website, meninggalkan HTML5 untuk struktur umum. CSS3 menawarkan keuntungan terbaru dalam font, warna dan berbagai latar belakang dan fitur border.
Namun, perlu dicatat bahwa tidak semua browser yang kompatibel dengan CSS3. Beberapa efektif dengan modul tertentu, sedangkan beberapa yang tidak. Firefox, misalnya, saat ini tidak dapat mendukung refleksi. Safari dan Chrome, di sisi lain, mendukung segala sesuatu kecuali bergulir melimpah, sayangnya, tidak ada web browser utama saat menerima modul ini.
Di bagian bawah skala, Internet Explorer mendukung modul sangat sedikit, meskipun versi terbaru yang menunjukkan perbaikan dalam hal ini. Berikut ini merupakan tabel rinci browser support untuk CSS3.

Pseudo Class Selectors and Attributes

Penyeleksi Pseudo class dapat digunakan untuk menambahkan informasi tambahan fitur untuk tag dan divisi. Mereka mudah dikenali karena mereka didahului oleh titik. Hover, misalnya, adalah pemilih sederhana yang dapat menambahkan teks layar ketika mouse melayang di atas sebuah tag yang diberikan.
Pada CSS3, anda dapat menentukan root (“: root:”) elemen dalam dokumen. Dalam HTML, ini selalu menjadi “<html>” tapi fitur ini sekarang lebih sangat ditampilkan dalam CSS3. Selektor class tambahan di CSS3 memungkinkan lebih besar pertandingan-kontrol antara siblings. Ini datang dikombinasikan dengan fleksibilitas yang lebih besar yang memungkinkan untuk fungsi-fungsi yang lebih besar antara unsur-unsur terkait. Hal ini membuat seluruh proses lebih intuitif dan saling terkait, sehingga membuat hasil keseluruhan jauh lebih mengesankan.
Pseudo Class Selectors and Attributes
Pseudo Class Selectors and Attributes
Demikian juga, penyeleksi atribut baru memberikan kontrol yang lebih besar bit tertentu yang berbeda dari elemen anda. Anda dapat memeriksa untuk pertandingan dengan unsur-unsur lain, atau menetapkan atribut untuk menciptakan efek ini. Format berikut ini digunakan untuk memilih atribut: “elemen [att ^ = val]“
Jadi contoh nyata bisa terlihat seperti:
Attributes
Attributes
Selector ini menemukan setiap paragraf (“<p>”) dengan judul (“<title>”) atribut yang dimulai dengan (“^”) SEO (“” SEO “”) dan perubahan warna teks menjadi biru (“color:blue;”)

Substring Matching Attribute Selectors

Saya telah menyinggung kekuatan CSS3 dengan pemilih substring atribut yang sesuai dimulai dengan (“^”). Pada kenyataannya, anda dapat memanfaatkan “berakhir dengan” substring pemilih (“$”) dan “berisi” substring pemilih (“*”) untuk lebih mempersempit apa atribut yang anda pilih untuk styling.
Substring Matching Attribute Selectors

Baca Selengkapnya »

Buat Slider Gambar menggunakan jQuery dan CSS3

Dalam tutorial ini kita akan belajar membuat sebuah Slider dengan “Script Slider jQuery Nivo” dan CSS3. Kami akan menggunakan “Nivo Slider Script jQuery” karena itu alat yang ampuh dan gratis. Script ini memiliki 16 efek transisi, sederhana, fleksibel dan memiliki banyak fitur bagus. Kita dapat menggunakannya hampir di mana saja dan untuk hampir semua jenis proyek, termasuk situs pribadi dan komersial dan theme yang kita buat.

Step 1 – Markup HTML Dasar

Pertama anda harus mendownload versi Nivo Slider jQuery di sini. Anda hanya perlu dua file dari pak telah Anda download: “Nivo-slider.css” dan “jquery.nivo.slider.pack.js”.
Kemudian membuat Markup HTML dasar dan menambahkan “Nivo Slider” CSS dan JS file. Anda juga perlu link ke library jQuery menggunakan versi terakhir diselenggarakan oleh Google atau jika Anda mau, Anda bisa menyimpannya di server Anda sendiri, itu pilihan Anda.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
<html lang="en">
<head>
    <meta charset="utf-8">
    <title>Slider Tutorial</title>
    <link rel="stylesheet" href="css/nivo-slider.css" media="screen">
</head>
 
<body>
 
<!-- jQuery & Nivo Slider -->
<script src="js/jquery.nivo.slider.pack.js"></script>
 
</body>
</html>
Untuk memuat slider Nivo kita perlu menambahkan baris lagi kode sebelum </ body> tag penutup. Kita juga perlu mengatur beberapa opsi untuk membuat kontrol terlihat, mengubah opacity keterangan dan mengubah teks slide sebelumnya dan di samping panah. Anda dapat menemukan daftar pilihan lengkap di sini.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
<pre title=""><script>
    $(window).load(function() {
        $('#slider').nivoSlider({
            directionNavHide: false,
            captionOpacity: 1,
            prevText: '<',
            nextText: '>'
        });
    });
</script>

Step 2 – Slider HTML Markup

Pertama kita perlu menciptakan div dengan “slider-wrapper” kelas dan “futurico-theme”. Kemudian membuat sebuah div dengan id “slider” dan kelas “nivoSlider”. Untuk setiap slide kita akan menciptakan sebuah <img>.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
<pre title=""><div>
 
<div id="slider">
 
<img src="img/slide1.png" alt="">
 
<img src="img/slide2.png" alt="">
 
<img src="img/slide3.png" alt="">
 
<img src="img/slide4.png" alt="">
 
</div>
 
</div>

Step 3 – Slider Layout

Kita akan menciptakan sebuah lebar 300px dan tinggi 180px slider. Seperti yang akan kita tambahkan bantalan 5px perlu kita kurangi 10px dari width dan height Kami juga akan mengatur warna latar belakang dan sudut-sudut membulat. masukkan script css :
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
.futurico-theme.slider-wrapper {
position: relative;
width: 290px;
height: 170px;
margin: 0;
padding: 5px;
 
background: #141517;
 
-webkit-border-radius: 5px;
-moz-border-radius: 5px;
border-radius: 5px;
}
 
.futurico-theme .nivoSlider {
position: relative;
width: 290px;
height: 170px;
}
 
.futurico-theme .nivoSlider img {
display: none;
position: absolute;
width: 290px;
height: 170px;
top: 0;
left: 0;
}

Step 4 – Control Slider

Sekarang kita akan gaya Control slider. Kita akan mulai dengan menempatkan kontrol di bagian bawah dan berpusat. Jika Anda akan memiliki lebih dari empat slide Anda harus mengubah “left” nilai untuk pusat kontrol.
1
2
3
4
5
.futurico-theme .nivo-controlNav {
    position: absolute;
    bottom: -30px;
    left: 105px;
}
Kita akan menciptakan sebuah lingkaran untuk setiap slide. Untuk gaya itu kami akan menambahkan warna latar belakang, beberapa bayangan dan sudut dibulatkan untuk membuat lingkaran. Untuk menyembunyikan “1,2,3,4″ penomoran kita akan menambahkan teks indent dengan nilai negatif. masukin lagi cssnya..
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
.futurico-theme .nivo-controlNav a {
    display: block;
    float: left;
    width: 16px;
    height: 16px;
    margin-right: 5px;
    text-indent: -9999px;
 
    background: #141517;
 
    -webkit-border-radius: 16px;
    -moz-border-radius: 16px;
    border-radius: 16px;
 
    -webkit-box-shadow: inset 0px 1px 1px rgba(0,0,0, .5), 0px 1px 1px rgba(255,255,255, .05);
    -moz-box-shadow: inset 0px 1px 1px rgba(0,0,0, .5), 0px 1px 1px rgba(255,255,255, .05);
    box-shadow: inset 0px 1px 1px rgba(0,0,0, .5), 0px 1px 1px rgba(255,255,255, .05);
}
Untuk slide aktif kita akan menambahkan gradien hijau dan mengubah bayangan.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
.futurico-theme .nivo-controlNav a.active,
.futurico-theme .nivo-caption span {
    background: #a5cd4e;
    background: -moz-linear-gradient(top#a5cd4e 0%, #6b8f1a 100%);
    background: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, color-stop(0%,#a5cd4e), color-stop(100%,#6b8f1a));
    background: -webkit-linear-gradient(top#a5cd4e 0%,#6b8f1a 100%);
    background: -o-linear-gradient(top#a5cd4e 0%,#6b8f1a 100%);
    background: -ms-linear-gradient(top#a5cd4e 0%,#6b8f1a 100%);
    background: linear-gradient(top#a5cd4e 0%,#6b8f1a 100%);
 
    -webkit-box-shadow: inset 0px 1px 1px rgba(255,255,255, .4), 0px 1px 1px rgba(0,0,0, .3);
    -moz-box-shadow: inset 0px 1px 1px rgba(255,255,255, .4), 0px 1px 1px rgba(0,0,0, .3);
    box-shadow: inset 0px 1px 1px rgba(255,255,255, .4), 0px 1px 1px rgba(0,0,0, .3);
}

Step 5- Next dan Perview Slide

Untuk gaya slide berikutnya dan sebelumnya mengontrol kita akan posisi itu di pusat dan menambahkan beberapa CSS gaya dasar (font-family, font-ukuran, warna, dll).
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
.futurico-theme .nivo-directionNav a {
    display: block;
    top: 60px;
 
    font-family: 'Consolas', sans-serif;
    font-size: 40px;
    color: #141517;
    text-shadow: 0px 1px 1px rgba(255,255,255, .05);
}
 
.futurico-theme a.nivo-prevNav { left: -40px; }
 
.futurico-theme a.nivo-nextNav { right: -40px; }



Step 6 – Keterangan HTML Markup

Untuk membuat keterangan kita perlu membuat sebuah div dengan class “Nivo-html-caption” dan id acak. Untuk menghubungkan keterangan ke slide masing-masing menambahkan “title” untuk <img> dengan nama yang sama dengan id keterangan. markup lagi htmlnya!!
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
<div id="slider" class="nivoSlider">
 
    <img src="img/slide1.png" alt="" title="#caption1">
 
    <img src="img/slide2.png" alt="">
 
    <img src="img/slide3.png" alt="" title="#caption3">
 
    <img src="img/slide4.png" alt="">
 
</div>
 
<div id="caption1" class="nivo-html-caption">
    <strong>New Project</strong> <span></span> <em>Some description here</em>.
</div>
 
<div id="caption3" class="nivo-html-caption">
    <strong>Image 3</strong> <span></span> <em>Some description here</em>.
</div>

Step 7 – Keterangan Style

Untuk gaya keterangan kita akan mengubah warna teks ukuran keluarga font dan font. Kami juga akan menggunakan gradien hijau yang sama yang telah kita gunakan sebelumnya.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
.futurico-theme .nivo-caption {
    padding: 5px 0;
 
    font-family: Helvetica, Arial, sans-serif;
    font-size: 12px;
    color: #e1e1e1;
 
    background: #000000;
 
    -webkit-border-radius: 0 0 3px 3px;
    -moz-border-radius: 0 0 3px 3px;
    border-radius: 0 0 3px 3px;
}
 
.futurico-theme .nivo-caption span {
    display: inline-block;
    width: 5px;
    height: 5px;
    margin: 0 5px 1px 5px;
 
    -webkit-border-radius: 5px;
    -moz-border-radius: 5px;
    border-radius: 5px;
}
 
.futurico-theme .nivo-caption em {
    font-family: Georgia, sans-serif;
    font-size: 11px;
    color: #727581;
}

Kesimpulan

Itu saja! Kami telah menciptakan sebuah slider yang kuat dan indah. Dalam tutorial ini kami fokus pada gaya slider dan “Nivo Slider Script” ditempelkan mengurus fungsi tersebut. Jangan lupa untuk meninggalkan feedback di komentar.

Baca Selengkapnya »

Saturday, 10 November 2012

Belajar Elemen Video HTML5

Belajar Elemen Video HTML5
Dari artikel yang saya jelaskan sebelumnya, mungkin anda sudah sedikit mengerti tentang html5 kan? Nah, untuk kali ini langsung saja kita akan membahas struktur elemennya. Yang pertama kali akan saya bahas adalah video html5.
Buat kamu yang baru masuk ke sini, coba pelajari dulu tutorial tentang belajar HTML5  dan Belajar Elemen HTML5 ini.
Video html5 elemen diperkenalkan dalam spesifikasi rancangan HTML5 dengan tujuan memutar video atau film. Sebagian fungsinya adalah menggantikan elemen objek (yang isinya skrip yang rumit). Video HTML5 dimaksudkan untuk menjadi standar baru dalam menampilkan video di web tanpa plugin. Intinya sih supaya lebih cepat loading ketimbang harus dengan plugin flash atau yang lain.
Standar HTML5 mencakup banyak fitur baru untuk aplikasi web dan antarmuka yang lebih dinamis. Salah satu komponen seperti disebut di atas yakni <video>. Dengan menggunakan Javascript HTML5 video kita dapat diputar pada perangkat-perangkat mobile terbaru dan bahkan di browser lama tanpa Flash. Youtube juga telah mencoba fitur baru ini tapi masih dalam taraf percobaan.
Untuk menampilkan video menggunakan html5, perhatikan script HTML5 berikut ini :

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
<!DOCTYPE HTML>
<html>
<body>
<video width="320" height="240" controls="controls">
<source src="movie.mp4" type="video/mp4" />
<source src="movie.ogg" type="video/ogg" />
Your browser does not support the video tag.
</video>
</body>
</html>
Baca Selengkapnya »

Saturday, 3 November 2012

Mengenal & Belajar HTML

Mengenal & Belajar HTML

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhTuR4WDqwd0KKXeLoHgxCdFn9IkQEhyphenhyphenLQhBmT9txBzCbmhGHTw82c1hIjPEzz6C9MGRFlCPv1KJW9gcbEFWHKzQMV8o_hw8uJecF5xzwKumvFNQAxmvt0f9MUydmUw8HQBGQKbTWOKz8PA/s320/HTML+5.png

Mari belajar HTML.
Jika anda baru terjun di dunia maya alias pemula (newbie) dan tertarik ingin belajar HTML untuk membuat website sendiri maka anda tidak salah datang ke blog ini, karena disini anda akan mendapatkan tutorial, tips, triks dan artikel-artikel tentang bagaimana cara belajar HTML untuk membuat website.
Di Internet sebenarnya kita bisa saja mendapatkan banyak template baik yang gratis maupun yang berbayar, namun kadang tidak sesuai dengan keinginan (selera) kita. Maka kita harus meng-edit dan melakukan perubahan-perubahan. Di dalam mengedit dan melakukan perubahan inilah kita harus mengerti dan memahami bahasa HTML.
Di blog ini anda akan mendapatkan tutorial belajar HTML yang disertai dengan contoh-contoh mulai dari dasar, sehingga akan mudah dipahami dan sangat cocok bagi anda yang masih pemula. Dan bagi anda yang mengedit atau membuat suatu halaman web bisa melangkah ke halaman-halaman berikutnya sesuai dengan topik yang anda inginkan.
Untuk belajar anda dapat menggunakan program HTML seperti Ms FrontPage, Dreamweaver atau Text Editor (Notepad), sesuai dengan selera anda masing-masing. Namun untuk tutorial ini akan diajarkan dengan menggunakan teks editor yang simpel yaitu Notepad, jika anda ingin teks editor yang lebih interaktif anda bisa menggunakan Notepad++.
Dalam belajar sebaiknya anda langsung praktek di program HTML anda, sehingga akan lebih mudah untuk dipahami, anda ketik atau copy/paste contoh-contoh HTML-nya di program HTML anda dan preview di browser untuk melihat hasilnya.
Saya sangat berterimakasih jika anda bersedia memberikan kritik, saran maupun komentar atas kekurangan, error, broken links dan lainnya, masukan dari anda sangat membantu untuk perbaikan tutorial maupun blog ini.
Akhir kata saya mengucapkan terimakasih banyak atas kunjungan anda dan selamat belajar.


Pengenalan HTML

Pengertian singkat tentang HTML
HTML (Hyper Text Markup Language) merupakan bahasa standar untuk membuat suatu dokumen HTML (halaman web) yang terdiri dari kode-kode singkat tertentu, dimana dengan kode-kode tersebut akan memerintahkan Web browser bagaimana untuk menampilkan halaman Web yang terdiri dari berbagai macam format file seperti teks, grafik, animasi, link maupun audio-video.
Sedangkan Web browser adalah sebuah progam yang dapat menterjemahkan kode perintah dari dokumen HTML tersebut sehingga dapat kita lihat, baca dan dengar. Contoh dari Web Browser adalah Internet Explorer, Netscape Navigator, Mozilla Firefox, Opera, Safari dll.
HTML mempunyai file perluasan (extention) htm atau html. Dimana kedua perluasan tersebut adalah sama, jadi anda boleh menyimpan file dokumen HTML dengan extention ".htm" atau ".html".
Untuk mulai belajar HTML kita akan menggunakan Texs Editor, Notepad. Di bawah ini adalah contoh suatu dokumen HTML yang sangat sederhana. Buka Notepad, silahkan mulai dengan mengetikkan (copy/paste) kode di bawah ini:
<html>
<head>
<title>Titel Websiteku</title>
</head>
<body>
Ini adalah dokumen HTML pertamaku
</body>
</html>
Preview
Simpan file tersebut ke C:\My Documents dengan nama "websiteku.htm." Ketika menyimpan file tersebut dengan Notepad ganti "save as type"-nya dengan "all files". Kemudian buka browser, dari menu File klik Open dan tujukan ke C:\My Documents\websiteku.htm "klik Ok" maka halaman website pertama anda akan ditampilkan.
*Lakukan hal yang sama untuk contoh-contoh selanjutnya.
Perintah didalam dokumen HTML terdiri dari berbagai struktur penyusun seperti tag, elemen, atribut dan nilai. Tag terdiri dari lambang-lambang khusus seperti: " <", " >" dan "/", untuk menuliskannya di dalam dokumen HTML dimulai dengan tag pembuka " <…>"dan diakhiri dengan tag penutup " </…>". Kemudian di dalam tag tersebut terdapat teks seperti contoh diatas :html, head, title,body dan yang lainnya ini disebut dengan Elemen HTML.
Elemen HTML kemudian ada yang memiliki atribut dan nilai tertentu, seperti contoh untuk membuat warna latar belakang (background): <body bgcolor="0000ff">, body merupakan elemen, bgcolor adalah atribut dan 0000ff merupakan nilai (value).
Elemen HTML mempunyai tiga hal penting yaitu: tag pembuka, isi, dan tag penutup. Sebagai contoh: Elemen html mempunyai tag pembuka " <html>" dan tag penutup " </html>" dan yang berada diantaranya merupakan isi atau konten dari elemen html tersebut. Untuk menuliskan Elemen HTML bisa menggunakan huruf besar maupun huruf kecil. Contoh: <HTML>, <HtMl>, <HTml>, <html>, semuanya adalah sama.

Tag Dasar HTML

Komponen dasar dari suatu dokumen HTML terdiri dari tag elemen HTML, HEAD dan BODY. Berikut ini adalah penjelasan dari Tag Elemen tersebut:
<html>
<head>
<title>Disini titel websiteku</title>
</head>
<body>
Disini adalah konten yang tampil di browser
</body>
</html>
Preview
Tag pertama pada dokumen HTML diatas adalah: " <html>" tag ini merupakan awal dari suatu dokumen HTML, dan tag " </html>" merupakan akhir dari dokumen HTML. Isi keseluruhan dari suatu dokumen HTML selalu berada diantara tag <html>…</html>.
Kemudian tag " <head>…</head>" (header) adalah informasi dari dokumen HTML. Informasi di dalam header meliputi: title, meta, style, script dll. Selain Title informasi di dalam header ini nantinya tidak akan di tampilkan di web browser.
Tag berikutnya adalah " <title>…</title>" merupakan bagian dari Head, tag ini adalah sebagai Titel dari dokumen HTML, titel ini akan tampil di titel dan tab browser. Sebagai contoh sewaktu anda membuka file contoh diatas perhatikan akan muncul tulisan "Disini titel websiteku".
Titel Websiteku
Tag "<body>…</body>" merupakan isi dari suatu dokumen HTML yang akan ditampilkan di web browser, yang terdiri dari berbagai macam format file berupa teks, grafik, link, animasi maupun audio-video (multimedia).

Format Font HTML

Tag HTML untuk font adalah <font>…</font>, dengan tag ini kita bisa menentukan jenis font (face), warna (color), dan ukuran (size), untuk lebih jelasnya mari kita perhatikan contoh berikut ini:
<html>
<head></head>
<body>
Untuk membuat jenis font (face):
<h1><font face="Verdana">Judul dengan font Verdana</font></h1>
<p><font face="Times">Konten dengan font Times</font></p>
Untuk membuat ukuran (size):
<h1><font size="5">Judul dengan size 5</font></h1>
<p><font size="3">Konten dengan size 3</font></p>
Untuk membuat warna font (color):
<h1><font color="blue">Judul dengan warna biru</font></h1>
<p><font color="red">Konten dengan warna merah</font></p>
Contoh komplit untuk membuat jenis font (face),size dan color:
<h1><font face="Verdana" size="4" color="green">Judulnya Tentang Font</font></h1>
<p><font face="Arial" size="3" color="#660000">Ini adalah contoh tulisan dengan <i>pengaturan font</i> yang menggunakan<br>
tag HTML elemen <b>font</b> dengan atribut face, size dan color...</font></p>
</body>
</html>
Preview
Berikut adalah sebagai referensi bagi anda untuk memanipulasi atribut face, color dan size:
Atribut
face="Jenis font yang digunakan", contoh: face="Tahoma"
size="Ukuran dari font (1-7)", contoh: size="3"
size="Memperbesar ukuran font", contoh: size="+1"
size="Memperkecil ukuran font", contoh: size="-1"
color="Warna dari font", contoh: color="blue"
color="Warna dari font", contoh: color="#FF0000"
Sesuai dengan recomendasi dari World Web Consortium (W3C), Untuk HTML 4.0 keatas, tag <font> tidak dipergunakan lagi, sebagai gantinya dibuat tag <style> atau disebut dengan Cassading Style Sheets (CSS). Dengan CSS penggunaannya akan lebih kompleks dan lebih luas lagi karena dapat dikombinasikan dengan tag elemen-elemen lainnya di dalam dokumen HTML. Berikut adalah contoh penggunaan tag style sheets:
<html>
<head></head>
<body>
Untuk membuat jenis font (face):
<h1 style="font-family:verdana">Judul Menggunakan font verdana</h1>
<p style="font-family:tahoma">Konten menggunakan font tahoma</p>
Untuk membuat ukuran (size):
<h1 style="font-size:150%">Judul dengan ukuran 150%</h1>
<p style="font-size:80%">Konten dengan ukuran 80%</p>
Untuk membuat warna font (color):
<h1 style="color:blue">Judul dengan warna Biru</h1>
<p style="color:red">Konten dengan warna merah</p>
Contoh komplit untuk membuat jenis font (face),size dan color:
<p style="font-family:verdana;font-size:80%;color:green">
Ini adalah contoh tulisan pengaturan font dengan <i>Cassading Style Sheets</i> (CSS) yang<br>
menggunakan tag HTML elemen <b>style:</b> font-family, font-size dan color...</p>
</body>
</html>
Preview

Format text HTML

Untuk menulis biasanya ada paragraf dan baris baru, lantas bagaiman cara menuliskannya di dokumen HTML?. Dari contoh yang sudah kita buat sebelumnya, coba tambahkan dengan tag-tag berikut ini:
<html>
<head>
<title>Selamat Datang di Websiteku</title>
</head>
<body>
Ini adalah halaman HTML pertamaku.
<p>Aku sedang membuat paragraf dan ini contohnya.</p>
<p>Ini contoh paragraf yang lainnya.</p>
<p>Ini juga paragraf mm...tapi de-<br>
ngan baris baru.<br>
Ini baris baru yang lain.</p>
</body>
</html>
Preview
Untuk membuat suatu paragraf, tag elemennya adalah <p>…</p>, dan untuk baris baru adalah <br>, perlu diketahui bahwa sebagian tag elemen HTML tidak memerlukan tag penutup, sebagai contoh adalah <br> ada juga <hr>, apa itu <hr>?, coba lanjutkan lagi dengan contoh berikut ini:
<html>
<head>
<title>Selamat Datang di Websiteku</title>
</head>
<body>
<hr>
<h1>Ini adalah halaman HTML pertamaku.</h1>
Dikerjakan oleh: <!-- Tolong isikan dengan nama anda -->
<hr>
<p>Aku sedang membuat paragraf dan ini contohnya.</p>
<p>Ini contoh paragraf yang lainnya.</p>
<p>Ini juga paragraf mm...tapi de-<br>
ngan baris baru.<br>
Ini baris baru yang lain.</p>
</body>
</html>
Preview
Nah..udah tau kan apa itu <hr>. Garis Horizontal <hr> juga tidak menggunakan tag penutup. Untuk melihat tag-tag apa saja yang tidak memerlukan tag penutup dapat dilihat di artikel tentang tag-tag html tanpa tag penutup.
Selanjutnya tag <h1>…</h1> disebut dengan Heading, merupakan ukuran teks yang biasa di pakai untuk judul, bab, maupun sub-bab lainnya. Ukurannya ada 6 jenis mulai dari <h1> sampai <h6>, ukuran yang paling besar adalah h1 dan yang terkecil adalah h6.
Preview
Selanjutnya tag <!--…--> adalah Comments digunakan untuk memasukkan (menyisipkan) suatu komentar di dalam HTML. Suatu comments akan diabaikan oleh browser. Kamu dapat menggunakan komentar untuk menjelaskan sesuatu hal.
Dibawah ini adalah contoh format teks yang sering digunakan di dalam dokumen HTML :
<html>
<head></head>
<body>
<hr>
<h1>Ini adalah halaman HTML pertamaku.</h1>
Dikerjakan oleh: <!-- Tolong isikan dengan nama anda -->
<hr>
<p>Aku sedang mempelajari format-format teks.<br>
Contoh-contohnya adalah sebagai berikut:</p>
<p>Teks Normal<br>
<tt>Teks mesin ketik</tt><br>
<b>Teks tebal (bold)</b><br>
<strong>Teks tebal dengan perintah Strong</strong><br>
<i>Teks dengan italic (miring)</i><br>
<em>Teks miring dengan perintah Emphasized</em><br>
<u>Teks bergaris bawah (underline)</u><br>
<strike>Teks tercoret (strike)</strike><br>
<big>Teks lebih besar dari normal</big><br>
<small>Teks lebih kecil dari normal</small><br>
Teks menggunakan Subscript: Molekul Air adalah H<sub>2</sub>O<br>
Teks menggunakan Superscript: Hasil dari 10<sup>2</sup>=100<br></p>
</body>
</html>
Preview
Kemudian untuk menampilkan teks sesuai dengan yang tertulis kita gunakan tag <pre>…</pre>, misalnya jika anda menuliskan syair sebuah lagu atau puisi:

<html>
<body>
<pre>
   <b>PUITUIS ASA</b>
   Hari ini...
   Aku sedang belajar...
   Belajar tentang HTML.
      Sulit 'ntuk dimengerti,
      Karena banyaknya teks-teks aneh.
      Tapi biarlah...
   Akan kucoba...
   Sampai berhasil.
</pre>
</body>
</html>
Preview



Hyperlink digunakan untuk menghubungkan antar dokumen di dalam web. Tag HTML Hyperlink biasa disebut dengan anchor (a) kemudian diikuti dengan href sebagai alamat tujuan dari link tersebut. Berikut kita akan membuat suatu Hyperlink ke suatu alamat url:
<html>
<head></head>
<body>
<p>Aku sekarang sedang membuat hyperlink</p>
Jika anda ingin mengunjungi Microsoft
<a href="http://www.microsoft.com/">Klik disini</a><br>
<a href="http://www.yahoo.com/">Link ini</a> akan membawa anda ke Yahoo.com
<p>Untuk membuat hyperlink url agar dibuka pada jendela browser yang baru:<p>
<a href="http://www.mp3.com/" target="_blank">Website Musik</a>
<p>Agar hyperlink tidak bergaris bawah:<p>
<a href="http://www.mp3.com/"target="_blank" style="text-decoration: none">Website Musik</a>
<p>Hyperlink ke suatu halaman tertentu dalam web:<p>
<!--dengan catatan anda harus tau nama halaman tujuan tersebut-->
<a href="http://htmlcssguides.com/belajar-css/">Link ini</a> akan membawa anda ke halaman belajar css.
</body>
</html>
Preview
Untuk membuat hyperlink dengan menggunakan gambar (image). Pastikan gambar tersebut berada pada folder yang sama dengan dokumen html anda dan harus tahu nama dan ektensinya, kemudian ganti ke atribut yang bertuliskan scr, misalkan jika nama gambar tersebut adalah yahoo.gif, maka :
<a href="http://www.yahoo.com"> <img src="yahoo.gif" border="0" width="147" height="31"></a>

Img merupakan atribut untuk suatu image (gambar), border adalah garis yang mengelilingi sisi image, width dan height merupakan lebar dan tinggi dari image. Kreatiflah untuk menganti nilai yang ada diantar tanda "…"sehingga anda akan lebih mengerti. Untuk memposisikan gambar, tambahkan dengan atribut align="…", left= kiri, center= tengah dan right= kanan.
<a href="http://www.yahoo.com"> <img src="yahoo.gif" border="0" width="147" height="31" align="left"></a>
Sekarang coba geser mouse anda ke gambar di atas, jangan di-klik, perhatikan akan ditampilkan suata tulisan singkat mengenai gambar tesebut, ini disebut dengan screen tips, cara membuatnya adalah menambahkan title pada tag anchor (a) sehingga menjadi:
<a href="http://www.yahoo.com" title="Hai... klik gambar ini maka anda akan dibawa ke Yahoo.com"><img src="contoh.jpg" border="0" width="147" height="31" align="left" alt="yahoo"></a>
Agar cepat mengakses internet kita boleh mengatur browser untuk tidak menampilkan image (gambar). Dan semua gambar akan ditampilkan dengan teks alternatif (alt), jika gambar tesebut tidak memiliki alternatif teks maka hanya akan dilambangkan dengan lambang x.
<a href="http://www.yahoo.com"> <img border="0" src="contoh.jpg" width="120" height="30" align="left" alt="Text Alternatif Yahoo.com"></a>

Background HTML
Dengan menggunakan latar belakang (background) maka website kita akan nampak semakin menarik. Untuk memasukkan latar belakang kita bisa menggunakan pilihan warna maupun grafik (gambar).
Sekarang kita mulai dengan menggunakan pilihan warna:
<html>
<head></head>
<body bgcolor="#FF99FF">
<p>Hai.. Saat ini saya sedang belajar membuat latar belakang dengan warna</p>
<p>Kalau anda kurang suka dengan warnanya... ganti aja deh... kode warnanya... </p>
</body>
</html>
Preview
Untuk nilai dari atribut bgcolor diatas anda bisa menggunakan Kode hexadecimal, Nilai RGB atau Nama dari warna tersebut.
Coba anda ganti nilai dari atribut bgcolor dengan contoh dibawah ini:
<body bgcolor="#FFFF00">
<body bgcolor="rgb(250,250,0)">
<body bgcolor="yellow">
Selanjutnya membuat latar belakang dengan grafik atau gambar.
Pertama anda harus punya gambar yang ber-extention .gif, .jpg atau .png yang akan dijadikan background, masukkan (copy) gambar tersebut ke folder tempat file dokumen HTML anda berada, dan harus tahu nama dan perluasan (extention) dari file tersebut, misalkan nama filenya adalah: background.jpg
<html>
<head></head>
<body background="background.jpg">
<font color="blue"><h1 color="red">Selamat datang di Websiteku</h1></font><hr color="#ff0000" size="2">
<p><font face="Verdana" size="4" color="black">Hai... Saat ini saya sedang belajar membuat latar belakang dengan gambar,<br>
Biar bagaimanapun anda diwajibkan harus menyukainya...</font></p>
</body>
</html>
Preview
Kemudian latar belakang dapat juga menggunakan gambar yang ada di website orang lain, tapi dengan catatan anda harus sedang terhubung ke internet (online) dan harus tahu alamat url dari gambar tersebut di internet. Untuk mengetahui alamat suatu gambar klik kanan gambar tersebut kemudian pilih properties dan lihat image location, copy alamat tersebut dan ganti ke contoh dibawah ini diawali dari http:
<html>
<head></head>
<body background="http://i52.tinypic.com/nmm2cz.jpg">
<p>Hai.. Saat ini saya sedang belajar membuat latarbelakang dengan menggunakan gambar dari website orang lain! hua ha..ha..ha..</p>
<p>Mudah-mudahan yang punya website ngamuk sekalian deh...siapa takut!!</p>
</body>
</html>
Preview
Baca Selengkapnya »